PELATIHANGURU.ID – Dalam era digital yang terus berkembang pesat, keterampilan coding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi keahlian yang semakin penting di berbagai bidang, termasuk pendidikan. Banyak sekolah dan lembaga pendidikan yang mulai menyadari pentingnya penguasaan teknologi informasi oleh guru untuk mendukung proses pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Mengapa Guru Perlu Belajar Coding dan AI?
Pendidikan abad ke-21 menuntut guru tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator dan inovator. Di era digital saat ini, perkembangan teknologi seperti pemrograman (coding) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan.
Guru dituntut untuk memahami dan mengintegrasikan teknologi ini dalam proses pembelajaran. Dengan menguasai dasar-dasar coding dan AI, guru dapat:
- Meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis digital,
- Mendorong siswa berpikir logis dan kreatif,
- Menjadi pionir dalam mengembangkan konten pembelajaran berbasis teknologi.
Tujuan Pelatihan Coding dan AI untuk Guru
Pelatihan ini bertujuan untuk:
- Mengenalkan konsep dasar coding dan AI secara aplikatif.
- Melatih guru membuat program sederhana menggunakan platform edukatif seperti Scratch, Blockly, atau Python.
- Menunjukkan penerapan AI dalam kehidupan dan pembelajaran (contoh: chatbot, analisis data belajar siswa, dll).
- Mendorong integrasi coding dan AI dalam kurikulum, khususnya untuk mata pelajaran seperti TIK, Matematika, IPA, dan bahkan Bahasa.
Apa yang Dipelajari Guru?
Materi pelatihan biasanya mencakup:
| No | Materi | Deskripsi Singkat |
|---|---|---|
| 1 | Pengenalan Coding | Logika algoritma dasar, bahasa pemrograman visual |
| 2 | Dasar-dasar AI untuk Pemula | Konsep AI, Machine Learning, dan aplikasi sederhana |
| 3 | Platform Edukasi Coding | Penggunaan Scratch, Code.org, atau Thunkable |
| 4 | Mengajar Coding di Kelas | Strategi menyampaikan coding ke siswa secara menyenangkan |
| 5 | Aplikasi AI dalam Pendidikan | AI untuk analisis penilaian, personalisasi belajar |
| 6 | Praktik & Proyek Mini | Membangun program atau chatbot sederhana |
Manfaat Bagi Guru
- Peningkatan Kompetensi Digital
Guru memahami dan bisa mengajarkan konsep teknologi modern. - Mendukung Kurikulum Merdeka
Pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) sangat cocok dengan coding & AI. - Lebih Siap Menghadapi Dunia Kerja Masa Depan
Guru menjadi mentor yang relevan dan siap membekali siswa dengan keterampilan abad 21. - Meningkatkan Daya Tarik Pembelajaran
Siswa akan lebih antusias belajar jika materi disampaikan melalui teknologi interaktif.
Contoh Implementasi di Kelas
- Guru IPA: menggunakan simulasi AI untuk mengenali organ tubuh.
- Guru Bahasa: membuat chatbot untuk latihan percakapan Bahasa Inggris.
- Guru Matematika: mengajarkan logika dengan membuat program kalkulator.
- Guru TIK: mengajarkan dasar pemrograman Python atau Scratch.
Kolaborasi dan Dukungan
Pelatihan coding dan AI untuk guru idealnya dilakukan melalui kerja sama dengan:
- Lembaga pelatihan teknologi (misal: Dicoding, Coding.id, AI4Impact)
- Perguruan tinggi atau komunitas teknologi
- Dinas Pendidikan atau penyelenggara pelatihan GTK

Kesimpulan
Pelatihan coding dan AI bagi guru bukan sekadar mengikuti tren, tapi merupakan investasi strategis untuk pendidikan masa depan. Guru yang melek teknologi akan menjadi agen perubahan yang dapat membawa siswa menuju dunia yang semakin digital dan otomatis.
Baca Juga: Revolusi Teknologi Pendidikan (EdTech) dan Kecerdasan Buatan (AI)
Dengan pelatihan yang tepat dan berkelanjutan, guru tidak hanya akan mengajar teknologi, tapi juga mengajarkan cara berpikir teknologi—yang menjadi bekal penting untuk generasi mendatang.
Penutup
Sudah saatnya guru menjadi pelaku transformasi digital, bukan hanya penonton. Melalui pelatihan coding dan AI, kita membuka gerbang menuju pendidikan yang lebih inovatif, relevan, dan siap menghadapi masa depan.
“Teaching is the one profession that creates all other professions. Let’s empower teachers with the tools of the future.”

